Skip to main content

Keluhan versus Kebiasaan

Selamat sore kawans,

Lama kian saya tidak menulis pada blog ini. Ya gimana ya, bukan bermaksud sombong. Tapi pekerjaan datang hilir dan mudik tak berhenti. Baru saja selesai menulis pada satu majalah, deadline yang lain sudah meraung-raung untuk dikerjakan. Kehidupan masa kuliah itu tidak pernah mudah!

Berbicara tentang kesulitan, seringkali saya mendengar keluh kesah teman-teman, "Aduh, tugasnya banyak banget sih. Kayak ni dosen ga tau masa muda aja," atau "Memang semester ini adalah semester yg paling berat untuk dijalanani!" dan banyak variasi keluhan lain yang tak terhingga. intinya cuma satu, mengeluh. Namun, apabila dipikir kembali, teringat ketika saya duduk di bangku kelas 6 SD dan mengeluhkan mata pelajaran yang sulit pada saat itu, lalu ketika duduk di bangku SMP semua mata pelajaran SD nampak mudah adanya, "Ealah, cuma kayak gitu!"

Nah, sejak menyadari akan hal itu. Jujur, saya tidak pernah memandang tantangan yang ada sebagai kesulitan. Karena saya tau, memang hal tersebut belum kita lalui. Pantas saja dibilang sulit. Justru, permasalahan tersebut merupakan pelajaran baru yang sangat menarik untuk dipelajari. Jadi, sekarang kalo saya menemukan masalah; tugas setumpuk, besok ujian, deadline organisasi, saya cuma bilang dalam hati, "Ayok, kayak gini udah pernah kok!"

Jadi, buat temen-temen yang punya penyakit kebanyakan mengeluh. Yuk diingat-ingat apa saja yang sudah berhasil kalian lewati, dan lihatlah, bisa kan? Jangan keburu berburuk sangka dalam menghadapi sesuatu bahkan sebelum menjalaninya.

Pemuda Indonesia kudu semangat!

Comments

Popular posts from this blog

Back to write!

If you notice, 2017 was the last time I wrote journals. It was early time I am working, perhaps when personal spaces were abundant. Yet time flies so fast, and here I am at the end of 2022. There is nothing to look back on besides my post on the mainstream social media channel. It feels dry. Looking at the pictures without context. Though they are beautiful, they provide a lack of reflection whatsoever. As there are no pages to recall, stories may fade away. At the age of the so-called identity crisis, let's make it a go, creating my own space to share moments and thoughts, so it won't go away. So, what do you wanna hear first?

think again

1. going home early like always in Pak Tata class. well, doesn't really matter cause most of us love it. we're gonna say that this is the best class ever, isn't it? 2. in the other hand, Vokasi, heard about that from friends and the announcement. how UKT seems not right, for some, they say it's not fair and too much money they pay than they should.  so, let's think again. compare my statements above. is it something right that we should happy for or not? so, why do we have to ask for dispensation then? so, think again :)